Komunitas Praktisi, Intelektual Hukum Indonesia Tersaji Apik & Menarik
 
HomeCalendarFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 isu baru untuk mining law??

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2
AuthorMessage
bane
Darth
Darth


Posts : 3573
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: isu baru untuk mining law??   Tue Oct 23, 2012 12:39 am

harga batubara yang jeblok bisa jadi morce majeure gak? ada preseden gak?
Back to top Go down
View user profile
otakkanan
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 89
Join date : 2012-07-31

PostSubject: Re: isu baru untuk mining law??   Tue Oct 23, 2012 2:13 am

morroc wrote:
otakkanan wrote:
untuk pelabuhan bisa cek di keputusan menteri perhubungan 55/2002; kegiatan pertambangan diakomodasi untuk bikin pelabuhan khusus
KM 55/2002? yakin itu masih valid? baca lagi dong Pasal 49 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 51 tahun 2011 What a Face

thanks bro morroc Smile , so far ketentuan yang penting ga terlalu beda sama KM 55/2002
sempet deg-degan juga sih, lagi finalisasi development agreement pelabuhan khusus buat pertambangan Embarassed
Back to top Go down
View user profile
morroc
Junior Associate
Junior Associate


Posts : 370
Join date : 2011-11-23

PostSubject: Re: isu baru untuk mining law??   Tue Oct 23, 2012 2:21 am

bane wrote:
harga batubara yang jeblok bisa jadi morce majeure gak? ada preseden gak?
Kegiatan usaha tak lepas dari adanya resiko. Harga batubara yang jeblok menurut gw dikategorikan sebagai resiko spekulatif, yang artinya resiko yang muncul akibat situasi yang konsekuensinya bisa berupa keuntungan ataupun kerugian. Yang menjadi point penting itu kan harga, dimana harga itu sendiri fluktuatif karena keadaan pasar. Ibarat saham kan nilainya juga fluktuatif, dan itu merupakan resiko bisnis kalo nilai saham anjlok. Oleh karena itu, resiko spekulatif tidak bisa dikategorikan sbg force majeure.

Yang bisa dijadikan dasar adanya force majeure menurut gw adalah resiko murni, yang artinya resiko yang dipastikan mengakibatkan kerugian dan didasarkan dari pengalaman manusia bahwa kerugian dan kejadian tsb tidak dapat dielakkan lagi oleh setiap orang, contoh bencana alam atau kerusuhan besar2an.

But in the end, balik lagi ke perjanjian para pihak, bagaimana para pihak mendefinisikan “Force Majeure” itu sendiri. Karena bisa2 aja kan ketentuan jebloknya harga disepakati sbg Force Majeure oleh para pihak.
Back to top Go down
View user profile
chinmi
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 6
Join date : 2012-07-10
Age : 28
Location : Jakarta

PostSubject: Re: isu baru untuk mining law??   Fri May 17, 2013 1:26 am

bener gak daftar negativ inestasi mau dirubah jd maksimal 49% asing sejak awal. jadi rumornya divestasi mau dihapuskan karna pemerintah lagi bener2 pro lokal.
orang kantor gw ada yg ke esdm untuk minta ttd tuh pejabat. tiba2 tuh pejabat ga mau ttd dgn alasan lo hrs ikutin kebijakan yg baru (asing 49%), baru gw mau ttd. pdhl itu kebijakan blm berlaku. alhasil, transaksi tertunda dan gw mengasumsikan klo kebijakan terbaru tsb berlaku surut. bingung gw... pencerahannya yak suhu-suhu sekalian.. thanks
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: isu baru untuk mining law??   Today at 2:52 pm

Back to top Go down
 
isu baru untuk mining law??
View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 2Go to page : Previous  1, 2
 Similar topics
-
» Sri Lanka graphite mine hit by forex loss
» World’s biggest producers of minerals sands mull Sri Lanka return
» Please avoid BUKI, CARS - Extremely overvalued
» Graphite mining vigorously pursued, Demand for Sri Lanka graphite to go up as Tesla builds a $5 bn battery factory for electric cars

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Warung Hukum  :: Lounge :: Ask the Lawyers-
Jump to: