Komunitas Praktisi, Intelektual Hukum Indonesia Tersaji Apik & Menarik
 
HomeCalendarFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5 ... 10 ... 16  Next
AuthorMessage
Pisang_Goreng
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 8
Join date : 2010-06-24

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Sun Jun 27, 2010 7:31 am

gan mo tanya, apakah dokter tow advokat bisa dikategorikan sebagai pelaku usaha sehingga bisa dijerat dengan uu perlindungan konsumen??thx
Back to top Go down
View user profile
.
Retired
Retired


Posts : 2660
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Mon Jun 28, 2010 2:33 pm

Pisang_Goreng wrote:
gan mo tanya, apakah dokter tow advokat bisa dikategorikan sebagai pelaku usaha sehingga bisa dijerat dengan uu perlindungan konsumen??thx

tergantung lo mau-nya gimana.....

kalo mau argue bukan pelaku usaha bisa, kan mereka officium nobile...

kalo mau argue pelaku usaha bisa, kan mereka jual jasa kepada masyarakat..
Back to top Go down
View user profile http://lawyers.forumotion.net
googling
Senior Legal Assistant


Posts : 153
Join date : 2010-05-11

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Fri Jul 02, 2010 2:58 am

1338BW wrote:
gan nanya simple ni.
kl di BW kan modal persekutuan itu bisa dibagi 3 yah, uang, barang, tenaga.
nah kl di PT modal tenaga masuk ga sih?
thanks

logikanya sih menurut ane gak. karena walaupun tenaga bisa dihargai dengan uang, tapi saat menjadi pemegang saham, si calon pemegang saham kan harus menyetorkan ke perusahaannya. IMHO kita gak bisa menyetorkan tenaga.
btw, emang di cv bisa menyetorkan tenaga??

nanya lagi donk gan. sori kalo repost
kalau kita masukkin gugatan ke pn, surat kuasa asli yang kita punya itu dikasih ke pn kan ya? jadi yang kita pegang itu hanya fotokopian yang ada legalisisrnya?
thanks all
Back to top Go down
View user profile
FBI
Senior Legal Assistant


Posts : 180
Join date : 2010-05-05
Age : 32
Location : Jakarta

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Mon Jul 05, 2010 8:34 pm

ada yang punya soft copy dari Permen Agraria No. 9 Tahun 1999 gak ??

g cari internet kagak dapat ..

tolong yach .... Razz Razz Razz Razz
Back to top Go down
View user profile http://lawyers.forumotion.net
FBI
Senior Legal Assistant


Posts : 180
Join date : 2010-05-05
Age : 32
Location : Jakarta

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Mon Jul 05, 2010 8:37 pm

googling wrote:
1338BW wrote:
gan nanya simple ni.
kl di BW kan modal persekutuan itu bisa dibagi 3 yah, uang, barang, tenaga.
nah kl di PT modal tenaga masuk ga sih?
thanks

logikanya sih menurut ane gak. karena walaupun tenaga bisa dihargai dengan uang, tapi saat menjadi pemegang saham, si calon pemegang saham kan harus menyetorkan ke perusahaannya. IMHO kita gak bisa menyetorkan tenaga.
btw, emang di cv bisa menyetorkan tenaga??

nanya lagi donk gan. sori kalo repost
kalau kita masukkin gugatan ke pn, surat kuasa asli yang kita punya itu dikasih ke pn kan ya? jadi yang kita pegang itu hanya fotokopian yang ada legalisisrnya?
thanks all


kayaknya udah dijawab dech ... d room litigasi ...

setau g semuanya bisa asli bisa juga foto kopian ...

nach sbagai tanda lu udah masukin ke pengadilan .. yach dilegalisir itu ..

CMIIW
Back to top Go down
View user profile http://lawyers.forumotion.net
1338BW
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 64
Join date : 2010-05-02

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Mon Jul 05, 2010 8:39 pm

gan ada yg punya contoh perjanjian novasi ga? please help. thanks b4
Back to top Go down
View user profile
taienak
Senior Legal Assistant


Posts : 205
Join date : 2010-05-03

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Fri Jul 16, 2010 3:04 am

Nanya ye, sebenernya sampai sejauh mana sih kekuatan mengikat dari suatu MOU di Indonesia? Kalo misalnya gw melanggar MOU gw apakah gw dianggap wanprestasi karena melanggar perjanjian? Most important, apa MOU bisa dianggap sebagai suatu perjanjian?Ada peraturan terkait ngga sih di BW?

maap kalo salah room
Back to top Go down
View user profile
.
Retired
Retired


Posts : 2660
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Fri Jul 16, 2010 3:27 am

taienak wrote:
Nanya ye, sebenernya sampai sejauh mana sih kekuatan mengikat dari suatu MOU di Indonesia? Kalo misalnya gw melanggar MOU gw apakah gw dianggap wanprestasi karena melanggar perjanjian? Most important, apa MOU bisa dianggap sebagai suatu perjanjian?Ada peraturan terkait ngga sih di BW?

maap kalo salah room

MOU-nya sendiri gak mengikat, tapi kalo ternyata ada kesepakatan tertulis ataupun implied dari para pihak untuk melaksanakan apa yang diperjanjikan di MOU padahal agreement utama-nya belum ada, maka MOU bisa dipakai sebagai dasar menuntut.....tp kalo ternyata gak ada kesepakatan seperti itu, dan ada yang main lakukan pekerjaan di MOU, itu salah org tersebut hehe..
Back to top Go down
View user profile http://lawyers.forumotion.net
holahoop
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 61
Join date : 2010-05-05
Location : jakarta

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Fri Jul 16, 2010 4:42 am

Beowulf wrote:
taienak wrote:
Nanya ye, sebenernya sampai sejauh mana sih kekuatan mengikat dari suatu MOU di Indonesia? Kalo misalnya gw melanggar MOU gw apakah gw dianggap wanprestasi karena melanggar perjanjian? Most important, apa MOU bisa dianggap sebagai suatu perjanjian?Ada peraturan terkait ngga sih di BW?

maap kalo salah room

MOU-nya sendiri gak mengikat, tapi kalo ternyata ada kesepakatan tertulis ataupun implied dari para pihak untuk melaksanakan apa yang diperjanjikan di MOU padahal agreement utama-nya belum ada, maka MOU bisa dipakai sebagai dasar menuntut.....tp kalo ternyata gak ada kesepakatan seperti itu, dan ada yang main lakukan pekerjaan di MOU, itu salah org tersebut hehe..

kalo boleh saya nambahin sedikit aja ya, melengkapi jawaban senior diatas hehe..
ini saya copas waktu ikut legal training-nya Ricardo Simanjuntak, SH., LL.M
- MoU pada dasarnya bukan kontrak,
- Lebih merupakan pra condition clause yang dipisahkan dari kontrak
- MoU dirancang sebagai dokumen kesepakatan sebagai agreement to negotiate
- MoU adalah kesepakatan yang dirancang tanpa “intention to create legal relation”
- Dalam hal disepakati mempunyai “intention to create legal relation” MOU berubah menjadi kontrak
- di BW gak diatur tentang MoU, karena historisnya MoU adalah berawal dari commonlaw, dimana para bisnisman mengadakan suatu penjajakan awal dalam hubungan bisnis dgn mitranya, tapi kalo bisa gak menyentuh dulu legal relation-nya, karena balik lagi sifatnya hanyalah penjajakan awal terhadap suatu bisnis.
- Ibarat manusia, MoU adalah proses pacaran sebelum menuju pernikahan, orang pacaran belum tentu jadi nikah kan hehe.. *itu kata si Ricardo Simanjuntak loh
- terjadi salah kaprah di Indonesia, dimana dlm MoU dimasukkan klausul hak dan kewajiban, sanksi, penyelesaian sengketa.
salah kaprah ini juga sering terjadi loh dalam hal Letter of Intent (LoI) dan Letter of Comfort (LoC)
- kalo dalam MoU udah menuliskan hal2 yg kayak gitu, maka MoU tsb berubah menjadi suatu Kontrak,karena telah memenuhi “intention to create legal relation”, walapun judul diatasnya adalah suatu MoU
- kalo MoU udah memenuhi “intention to create legal relation”, dan salah satu pihak gak memenuhi yg apa yg udah disepakati dlm MoU, maka pihak tsb bisa dianggap wanprestasi

cheers

Back to top Go down
View user profile
biji_menggumpal
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 40
Join date : 2010-04-30

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Tue Jul 20, 2010 9:07 pm

kawan-kawan mau tanya nih

bedanya avalis sama personal guarantee apa ya?
kok avalis bisa diangap sebagai surat berharga?

makasih
Back to top Go down
View user profile
holahoop
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 61
Join date : 2010-05-05
Location : jakarta

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Tue Jul 20, 2010 10:33 pm

biji_menggumpal wrote:
kawan-kawan mau tanya nih

bedanya avalis sama personal guarantee apa ya?
kok avalis bisa diangap sebagai surat berharga?

makasih

kalo avalis itu "pihak yg berperan sbg penjamin", dalam hal ini bisa perorangan, badan hukum/non badan hukum
kalo personal guarantee merupakan jaminan perorangan, dikeluarkan oleh individu perorangan (bukan badan hukum)

"kok avalis bisa diangap sebagai surat berharga?"
wah saya belum pernah nemu kasusnya gan, coba di cek lagi gan posisi kasusnya, sapa tau ada yg kelewat.
setau saya avalis itu pihaknya (dlm hal ini pihak penjamin).
mungkin yg dianggap surat berharga adalah dokumen yg menjelaskan kalo pihak tersebut adalah sebagai avalis dan siap menjamin pelunasan utang dari pihak yg dijaminkannya itu.
tapi perlu dianalis lagi gan, apa dokumen tsb memenuhi unsur dari "surat berharga", yaitu bisa dipindahtangankan atau diperdagangkan (negotiable transfer) dgn mudah, kalo gak memenuhi unsur tsb ya berarti dokumen avalis tsb cuma sbg "surat yg berharga"

itu aja gan pendapat saya, smoga bisa membantu,
harap maklum ya, masih legal assistant niy, masih butuh bimbingan Managing Partner & Partner

cheers

cheers
Back to top Go down
View user profile
biji_menggumpal
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 40
Join date : 2010-04-30

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Wed Jul 21, 2010 12:56 am

holahoop wrote:
biji_menggumpal wrote:
kawan-kawan mau tanya nih

bedanya avalis sama personal guarantee apa ya?
kok avalis bisa diangap sebagai surat berharga?

makasih

kalo avalis itu "pihak yg berperan sbg penjamin", dalam hal ini bisa perorangan, badan hukum/non badan hukum
kalo personal guarantee merupakan jaminan perorangan, dikeluarkan oleh individu perorangan (bukan badan hukum)

"kok avalis bisa diangap sebagai surat berharga?"
wah saya belum pernah nemu kasusnya gan, coba di cek lagi gan posisi kasusnya, sapa tau ada yg kelewat.
setau saya avalis itu pihaknya (dlm hal ini pihak penjamin).
mungkin yg dianggap surat berharga adalah dokumen yg menjelaskan kalo pihak tersebut adalah sebagai avalis dan siap menjamin pelunasan utang dari pihak yg dijaminkannya itu.
tapi perlu dianalis lagi gan, apa dokumen tsb memenuhi unsur dari "surat berharga", yaitu bisa dipindahtangankan atau diperdagangkan (negotiable transfer) dgn mudah, kalo gak memenuhi unsur tsb ya berarti dokumen avalis tsb cuma sbg "surat yg berharga"

itu aja gan pendapat saya, smoga bisa membantu,
harap maklum ya, masih legal assistant niy, masih butuh bimbingan Managing Partner & Partner

cheers

cheers

makasih buat masukannya
Back to top Go down
View user profile
Vedder
Partner
Partner


Posts : 1109
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Wed Jul 21, 2010 8:40 pm

eh nanya donk,
guarantor atau penjamin perlu nggak di mintai persetujuan atau diberitahu kalo ada amendmen perjanjian? jadi para pihak setuju untuk nurunin nominal utangnya. tapi mereka amendmen ini tanpa persetujuan dari guarantornya. pertanyaanya? apakah penjaminnya punya legal cause utk keluar dr perjanjiannya?
Back to top Go down
View user profile
indianicrasta
Junior Associate
Junior Associate


Posts : 306
Join date : 2010-07-22

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Fri Jul 23, 2010 4:35 pm

Tanya..
Bisa gk sih perusahaan induk mengatur atau mengintervensi kontraknya perusahaan anak?

misalnya, PT. A adalah perusahaan induk, sementara PT. B adalah anak perusahaannya. PT. B menjalin kontrak jual beli dengan PT. X. Barang tersebut adalah untuk PT. A, tapi PT. A dalam kontrak tidak disebutkan. Setelah barang pertama sampai, PT. A melihat bahwa barang tersebut tidak sesuai yang diinginkan. Nah, PT. A ini mau terminasi kontrak PT. B dengan PT. X,

nah, alasan apa ya yang dapat diambil PT. A untuk terminasi? atau hanya PT. B yang bisa mutusin kontrak?

then, misalnya dalam klausul kontrak spesifikasi barang berat 30kg, lalu datang barang dengan berat 20kg. kira-kira PT. X itu default gk ya?

post kedua nanya-nanya.. bounce
Back to top Go down
View user profile
nomnomnomnom
Partner
Partner


Posts : 2132
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Fri Jul 23, 2010 8:41 pm

B doang.
Default si klo berat/spek berbeda... kecuali di kontrak diatur bisa disupersede klo B setelah meriksa nerima2 aja
Back to top Go down
View user profile
indianicrasta
Junior Associate
Junior Associate


Posts : 306
Join date : 2010-07-22

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Sat Jul 24, 2010 8:56 am

@om deep
wah thanks, btw seperti biasa ya disini sepi klo weekend..

berarti untuk terminasi itu cmn si B doank yg bisa kan.. so si induk alias PT. A tidak bisa ikut campur.

tapi klo PT. B itu melakukan jual beli dengan PT. X, dan barang tersebut adalah untuk PT. A? apakah PT. A tetap tidak bisa terminasi kontrak? jadi PT. B itu cmn sebagai anak perusahaan bagian pembelian barang gitu..

gw lom liat kontraknya mengenai supersede, ntar gw cek lg deh..hehe...
Back to top Go down
View user profile
nomnomnomnom
Partner
Partner


Posts : 2132
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Sat Jul 24, 2010 6:49 pm

A dan B kan walau anak perusahaan tapi dalam perikatan dengan X yang dikenali kan cuma B... masalah B mau makai barang yg dibeli buat A, B, atau C, dst, X ga peduli...
Back to top Go down
View user profile
baillian
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 42
Join date : 2010-04-29

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Mon Jul 26, 2010 7:56 am

kodokgosong wrote:
eh nanya donk,
guarantor atau penjamin perlu nggak di mintai persetujuan atau diberitahu kalo ada amendmen perjanjian? jadi para pihak setuju untuk nurunin nominal utangnya. tapi mereka amendmen ini tanpa persetujuan dari guarantornya. pertanyaanya? apakah penjaminnya punya legal cause utk keluar dr perjanjiannya?

kayaknya ga deh, baca 1822 sama Bab 17 Bag IV, tapi selalu ada jalan kalo pengen keluar:twisted:
Back to top Go down
View user profile
baillian
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 42
Join date : 2010-04-29

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Mon Jul 26, 2010 8:09 am

indianicrasta wrote:
Tanya..
Bisa gk sih perusahaan induk mengatur atau mengintervensi kontraknya perusahaan anak?

misalnya, PT. A adalah perusahaan induk, sementara PT. B adalah anak perusahaannya. PT. B menjalin kontrak jual beli dengan PT. X. Barang tersebut adalah untuk PT. A, tapi PT. A dalam kontrak tidak disebutkan. Setelah barang pertama sampai, PT. A melihat bahwa barang tersebut tidak sesuai yang diinginkan. Nah, PT. A ini mau terminasi kontrak PT. B dengan PT. X,

nah, alasan apa ya yang dapat diambil PT. A untuk terminasi? atau hanya PT. B yang bisa mutusin kontrak?

then, misalnya dalam klausul kontrak spesifikasi barang berat 30kg, lalu datang barang dengan berat 20kg. kira-kira PT. X itu default gk ya?

post kedua nanya-nanya.. bounce

ini jalur buat bagi2 duit yah, ribet amat pake libatin PT X yang ga bisa diatur.

harusnya PT A dan X punya agreement sendiri khan, sikat aja disitu.

PT A x PT X untuk menyuplai brg tertentu, karena dpt proyek itu PT X cari supplier jadi PT X x PT B. shg ada 2 kontrak yang berdiri sendiri.

entah bagaimna brg dari PT B telah diterima dengan baik oleh PT X, tapi pas PT X kirim ke PT A, tidak sesuai spec, yah PT A minta terminasi ke PT X.

tersisa masalah PT B dan PT X, PT B bilang waktu itu lo pesennya kayak gitu ud gw supplai dan lo (PT X) periksa dan setujui, masalah ga diterima ama PT A bukan urusan gw.

Back to top Go down
View user profile
nomnomnomnom
Partner
Partner


Posts : 2132
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Mon Jul 26, 2010 9:02 pm

Kaga mesti gitu juga, kadang ada perusahaan yg sebab satu dan lain hal gak mau diasosiasikan berhubungan dengan suatu perusahaan lain...makanya nunjuk proxy gajebo kaya kasus di atas... hehehe.. business decision tp bikin ribet legal Sad
Back to top Go down
View user profile
indianicrasta
Junior Associate
Junior Associate


Posts : 306
Join date : 2010-07-22

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Tue Jul 27, 2010 8:57 am

@bailian
kok bisa 2 kontrak ya yang timbul? maksudnya perusahaan induk dengan perusahaan anak ada kontrak sendiri mengenai penyediaan barang dan jasa?

PT A itu bikin anak perusahaan yaitu PT B, gw lom baca AD-nya sih itu PT B didiriin buat paan. tapi kasus yg gw liat, itu PT. B beli barang di PT. X, trs barang tersebut buat suply si PT. A, tapi tidak sesuai.

gw dah bilang gak bisa PT. A terminasi itu kontrak antara PT. B dengan PT. X. tapi PT. A tetep ngotot untuk cari jalan bagaimana mutusin itu kontrak Crying or Very sad Crying or Very sad
entah apa perasaan gw, PT. A itu keknya nemu harga barang lebih murah dah..hahahaha

@om deep
tapi nunjuk PT. B itu sampai harus bikin anak perusahaan? bukannya lebih enak klo nunjuk perusahaan diluar afiliasi ya?
Back to top Go down
View user profile
nomnomnomnom
Partner
Partner


Posts : 2132
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Tue Jul 27, 2010 6:18 pm

gmana ya jelasinnya? hmm

PT B si dibentuk tidak untuk tujuan ini doang... tapi karena ada dan mudah disuruh2, dipakelah PT B sebagai vessel nya... klo nunjuk yg diluar afiliasi kan ntar itung2annya lebih ribet n ga mudah diatur Neutral

knapa si PT A nya ngotot dia yg terminate? klo PT B tu anaknya kan gampang ditoyor2...
Back to top Go down
View user profile
Vedder
Partner
Partner


Posts : 1109
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Tue Jul 27, 2010 7:56 pm

indianicrasta wrote:
@bailian
kok bisa 2 kontrak ya yang timbul? maksudnya perusahaan induk dengan perusahaan anak ada kontrak sendiri mengenai penyediaan barang dan jasa?

PT A itu bikin anak perusahaan yaitu PT B, gw lom baca AD-nya sih itu PT B didiriin buat paan. tapi kasus yg gw liat, itu PT. B beli barang di PT. X, trs barang tersebut buat suply si PT. A, tapi tidak sesuai.

gw dah bilang gak bisa PT. A terminasi itu kontrak antara PT. B dengan PT. X. tapi PT. A tetep ngotot untuk cari jalan bagaimana mutusin itu kontrak Crying or Very sad Crying or Very sad
entah apa perasaan gw, PT. A itu keknya nemu harga barang lebih murah dah..hahahaha

@om deep
tapi nunjuk PT. B itu sampai harus bikin anak perusahaan? bukannya lebih enak klo nunjuk perusahaan diluar afiliasi ya?

Hmmm..gw dulu pernah run idea ttg novasi secara diam2. alternatively, bisa pake juga agent n principle angle. intinya kalo si PT B itu agennya PT. A. long shoot tapi coba di research ke arah itu. gw lupa argumennya apa aja waktu itu. tapi seinget gw, kita berhasil kok mindahin kontraknya dari party A ke B tanpa sepengetahuan si X. point2 yg penting yg musti lo tunjukkin adalah apakah si X tau kalo PT B itu repnya dari PT. A apakah PT X tau spesifkasinya dari PT A. ? kalo ada evidence kuat, possible tuh utk di explore.
Back to top Go down
View user profile
nomnomnomnom
Partner
Partner


Posts : 2132
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Tue Jul 27, 2010 10:12 pm

^
skenario lo itu, tetap membutuhkan ada dasar perikatan antara A dan B nya ngga?
Back to top Go down
View user profile
Vedder
Partner
Partner


Posts : 1109
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Tue Jul 27, 2010 11:11 pm

deepoceanblue wrote:
^
skenario lo itu, tetap membutuhkan ada dasar perikatan antara A dan B nya ngga?

Dasar perikatannya yah agent n principle. di BW kuasa kan bisa diberikan secara diem2 berdasarkan tindakan kedua belah pihak (lupa pasal berapa). kalo mau coba argue, bilang aja kalo si B itu agent dr si A dan thus, si A punya wewenang utk mutus kontrak. Again ini fact based bgt. jadi musti dilihat ada nggak fakta dan bukti yg bisa mbuktiin itu. dan yg plg penting apakah si X tau ttg arrangement itu (walaupun di kontrak nggak disebut).
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...   Today at 1:13 am

Back to top Go down
 
Room Tanya Jawab Hukum Bisnis...
View previous topic View next topic Back to top 
Page 4 of 16Go to page : Previous  1, 2, 3, 4, 5 ... 10 ... 16  Next
 Similar topics
-
» Evening Definition - 23/6/2011 - Boiler Room
» Room to the left
» FORD - Re-enters Sri Lanka as a subsidiary of Softlogic
» Galadari Hotel and WTC successfully complete combined car parking project
» East West ropes in Marriott for Weligama resort

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Warung Hukum  :: Lounge :: Ask the Lawyers-
Jump to: