Komunitas Praktisi, Intelektual Hukum Indonesia Tersaji Apik & Menarik
 
HomeCalendarFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 [berbagi] CAMA

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
erobi
Partner
Partner


Posts : 641
Join date : 2012-02-20
Location : Jakarta

PostSubject: [berbagi] CAMA   Tue Mar 06, 2012 8:33 pm

menyambung dengan diskusi kita tentang hukum jaminan beberapa saat yang lalu, mari kita diskusikan tentang CAMA.

CAMA itu apa sih?
CAMA adalah singkatan dari Cash and Account Management Agreement, salah satu perjanjian yang dijadikan dokumen jaminan dalam financing

ah tapi gue ga pernah liat bank Indonesia bikin CAMA. are you day-dreaming?
coba lo baca deh surat persetujuan kredit bank Indonesia pada umumnya. biasanya ada klausul kalo si borrower harus menggunakan rekening si bank untuk kegiatan sehari-harinya. nah kalo bank Indonesia pada umumnya make ini supaya CARnya stabil, kalo bank yang agak advanced dikit, rekening ini dijadiin bagian dari jaminan.

Jaminan kan ada jaminan fidusia, gadai, nah si CAMA ini masuk kemana?
CAMA nggak masuk ke jaminan fidusia, gadai atau lembaga jaminan lainnya, CAMA jadi lembaga jaminan karena asas kebebasan berkontrak

Ah, kalo bukan lembaga jaminan justru ga penting dong si CAMA?
justru nggak. CAMA jadi penting banget buat lender, karena itu cara paling efektif si bank bisa mengontrol pembayaran rutin dari si borrower (lender - kreditur, borrower - debitur).

gimana sih sistemnya si CAMA ini?
stepnya begini:
(1) lender akan meminta laporan keuangan si borrower
(2) dari situ keliatan si borrower duitnya dateng darimana aja
(3) verifikasi ke kontrak, konsumennya sapa aja
(4) lender akan bilang ke borrower: lo amandemen kontrak lo, suruh konsumen lo bayar ke rekening gue
(5) konsumen bayar ke rekening borrower di lender
(6) lender yang mengatur duit yang masuk ke rekening borrower di lender: (a) pertama-tama dipake buat bayar utangnya secara rutin (b) bayar operasional sehari-hari si borrower (c) dicadangin untuk bayar utang sebulan ke depan

please note kalo ini yang basic banget. untuk poin (6), kalo banknya mayan pinter, biasanya dibikin beberapa rekening bank. jadi ada rekening 1 untuk bayar utang, terus sisanya masuk ke rekening 2 untuk biaya sehari-hari, terus kalo masih ada sisa masuk rekening 3 untuk cadangan beberapa bulan ke depan, dan seterusnya. bisa juga dibikin alternatif, si borrower harus nambahin dan memastikan kalo rekening 3 ada duitnya terus..banyak sekali alternatifnya. tapi yang pasti yang gue tulis diatas yang paling basic banget.
Back to top Go down
View user profile
Vedder
Partner
Partner


Posts : 1109
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Thu Mar 08, 2012 8:38 am

Thx buat trit nya and welcome aboard (ntah dia sadar apa nggak kalo statusnya dah beda)
Back to top Go down
View user profile
pinolo
Senior Legal Assistant


Posts : 244
Join date : 2010-04-29
Location : In a Box full of LEGO bricks

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Thu Mar 08, 2012 10:45 am

erobi wrote:
menyambung dengan diskusi kita tentang hukum jaminan beberapa saat yang lalu, mari kita diskusikan tentang CAMA.

CAMA itu apa sih?
CAMA adalah singkatan dari Cash and Account Management Agreement, salah satu perjanjian yang dijadikan dokumen jaminan dalam financing

ah tapi gue ga pernah liat bank Indonesia bikin CAMA. are you day-dreaming?
coba lo baca deh surat persetujuan kredit bank Indonesia pada umumnya. biasanya ada klausul kalo si borrower harus menggunakan rekening si bank untuk kegiatan sehari-harinya. nah kalo bank Indonesia pada umumnya make ini supaya CARnya stabil, kalo bank yang agak advanced dikit, rekening ini dijadiin bagian dari jaminan.

Jaminan kan ada jaminan fidusia, gadai, nah si CAMA ini masuk kemana?
CAMA nggak masuk ke jaminan fidusia, gadai atau lembaga jaminan lainnya, CAMA jadi lembaga jaminan karena asas kebebasan berkontrak

Ah, kalo bukan lembaga jaminan justru ga penting dong si CAMA?
justru nggak. CAMA jadi penting banget buat lender, karena itu cara paling efektif si bank bisa mengontrol pembayaran rutin dari si borrower (lender - kreditur, borrower - debitur).

gimana sih sistemnya si CAMA ini?
stepnya begini:
(1) lender akan meminta laporan keuangan si borrower
(2) dari situ keliatan si borrower duitnya dateng darimana aja
(3) verifikasi ke kontrak, konsumennya sapa aja
(4) lender akan bilang ke borrower: lo amandemen kontrak lo, suruh konsumen lo bayar ke rekening gue
(5) konsumen bayar ke rekening borrower di lender
(6) lender yang mengatur duit yang masuk ke rekening borrower di lender: (a) pertama-tama dipake buat bayar utangnya secara rutin (b) bayar operasional sehari-hari si borrower (c) dicadangin untuk bayar utang sebulan ke depan

please note kalo ini yang basic banget. untuk poin (6), kalo banknya mayan pinter, biasanya dibikin beberapa rekening bank. jadi ada rekening 1 untuk bayar utang, terus sisanya masuk ke rekening 2 untuk biaya sehari-hari, terus kalo masih ada sisa masuk rekening 3 untuk cadangan beberapa bulan ke depan, dan seterusnya. bisa juga dibikin alternatif, si borrower harus nambahin dan memastikan kalo rekening 3 ada duitnya terus..banyak sekali alternatifnya. tapi yang pasti yang gue tulis diatas yang paling basic banget.

nanya:

kayaknya CAMA bisa luas banget deeh.... ane pernah bikin dgn sistem si bank itu jadi kayak managing party untuk settlement of transactions (uups ketauan deh bidang apa) dan dia dpt services fee.... tapi bukan konteks utang-piutang kyk di atas... setau ane di onacle juga CAMA bentuknya variatip banget gan...

CMIIW...
Back to top Go down
View user profile
erobi
Partner
Partner


Posts : 641
Join date : 2012-02-20
Location : Jakarta

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Sat Mar 10, 2012 7:15 am

Vedder wrote:
Thx buat trit nya and welcome aboard (ntah dia sadar apa nggak kalo statusnya dah beda)

ahahahaha, thank you thank you. had some troubles with the internet connection for couple of days. baru aja sempet baca lagi.

arigato Smile
Back to top Go down
View user profile
erobi
Partner
Partner


Posts : 641
Join date : 2012-02-20
Location : Jakarta

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Sat Mar 10, 2012 7:19 am

pinolo wrote:

nanya:

kayaknya CAMA bisa luas banget deeh.... ane pernah bikin dgn sistem si bank itu jadi kayak managing party untuk settlement of transactions (uups ketauan deh bidang apa) dan dia dpt services fee.... tapi bukan konteks utang-piutang kyk di atas... setau ane di onacle juga CAMA bentuknya variatip banget gan...

CMIIW...

I'm sorry tapi kayaknya ini bukan CAMA deh. inti dari CAMA adalah, si bank bener-bener punya kendali dari rekening si borrower, ga cuman dapet fee.

dan iya, CAMA itu bentuknya variatif sekali.
Back to top Go down
View user profile
pinolo
Senior Legal Assistant


Posts : 244
Join date : 2010-04-29
Location : In a Box full of LEGO bricks

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Sat Mar 10, 2012 11:51 pm

erobi wrote:
pinolo wrote:

nanya:

kayaknya CAMA bisa luas banget deeh.... ane pernah bikin dgn sistem si bank itu jadi kayak managing party untuk settlement of transactions (uups ketauan deh bidang apa) dan dia dpt services fee.... tapi bukan konteks utang-piutang kyk di atas... setau ane di onacle juga CAMA bentuknya variatip banget gan...

CMIIW...

I'm sorry tapi kayaknya ini bukan CAMA deh. inti dari CAMA adalah, si bank bener-bener punya kendali dari rekening si borrower, ga cuman dapet fee.

dan iya, CAMA itu bentuknya variatif sekali.

yang pengen ane sampein bahwa CAMA yg ane tau itu ketika si bank authorized untuk melakukan CAMA ... dan untuk purposes apapun, entah itu dia ngasih services (settlement) kayak yg ane ceritain, ato dalam urusan utang-piutang kayak yg ente sampein...
intinya sih cuma ngasih pendapat kalo itu ga spesifik urusan utang-piutang doank.. hehee...
Back to top Go down
View user profile
bane
Darth
Darth


Posts : 3573
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Sun Mar 11, 2012 12:54 am

nampaknya semua terpulang pada isi perjanjian. ga bisa spesifik dibilang perjanjian A isinya 1, 2, 3, 4. bisa aja Perjanjian A isinya 1,2,3,4,5,6. tergantung pada pihak pembuat perjanjian.

namanya aja loyer. bisa aja perjanjian judulnya jual beli, isinya malah janji untuk menjual dan janji untuk membeli atau malah pinjam pakai dengan opsi beli.


loyer teaaaaa......
Back to top Go down
View user profile
shittylawyerfuck
Senior Legal Assistant


Posts : 242
Join date : 2010-05-11

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Tue Mar 13, 2012 8:53 pm

erobi wrote:


Jaminan kan ada jaminan fidusia, gadai, nah si CAMA ini masuk kemana?
CAMA nggak masuk ke jaminan fidusia, gadai atau lembaga jaminan lainnya, CAMA jadi lembaga jaminan karena asas kebebasan berkontrak

Ah, kalo bukan lembaga jaminan justru ga penting dong si CAMA?
justru nggak. CAMA jadi penting banget buat lender, karena itu cara paling efektif si bank bisa mengontrol pembayaran rutin dari si borrower (lender - kreditur, borrower - debitur).

gimana sih sistemnya si CAMA ini?
stepnya begini:
(1) lender akan meminta laporan keuangan si borrower
(2) dari situ keliatan si borrower duitnya dateng darimana aja
(3) verifikasi ke kontrak, konsumennya sapa aja
(4) lender akan bilang ke borrower: lo amandemen kontrak lo, suruh konsumen lo bayar ke rekening gue
(5) konsumen bayar ke rekening borrower di lender
(6) lender yang mengatur duit yang masuk ke rekening borrower di lender: (a) pertama-tama dipake buat bayar utangnya secara rutin (b) bayar operasional sehari-hari si borrower (c) dicadangin untuk bayar utang sebulan ke depan

please note kalo ini yang basic banget. untuk poin (6), kalo banknya mayan pinter, biasanya dibikin beberapa rekening bank. jadi ada rekening 1 untuk bayar utang, terus sisanya masuk ke rekening 2 untuk biaya sehari-hari, terus kalo masih ada sisa masuk rekening 3 untuk cadangan beberapa bulan ke depan, dan seterusnya. bisa juga dibikin alternatif, si borrower harus nambahin dan memastikan kalo rekening 3 ada duitnya terus..banyak sekali alternatifnya. tapi yang pasti yang gue tulis diatas yang paling basic banget.

menurut gue sih CAMA bukan lembaga jaminan, tapi merupakan mekanisme pembayaran berdasarkan perjanjian aja, jadi karena itu bukan lembaga jaminan, maka si kreditur ga bakal dapet privilege2 yang harusnya dimiliki oleh kreditur dalam hal si debitur pailit, wong accountnya aja masih punya debitur kan, bahkan apabila rekeningnya dipisah sekalipun, tetep ga bisa dijadikan alasan untuk tidak dimasukkan ke boedel pailit
Back to top Go down
View user profile
Vedder
Partner
Partner


Posts : 1109
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Thu Mar 15, 2012 9:09 am

shittylawyerfuck wrote:
erobi wrote:


Jaminan kan ada jaminan fidusia, gadai, nah si CAMA ini masuk kemana?
CAMA nggak masuk ke jaminan fidusia, gadai atau lembaga jaminan lainnya, CAMA jadi lembaga jaminan karena asas kebebasan berkontrak

Ah, kalo bukan lembaga jaminan justru ga penting dong si CAMA?
justru nggak. CAMA jadi penting banget buat lender, karena itu cara paling efektif si bank bisa mengontrol pembayaran rutin dari si borrower (lender - kreditur, borrower - debitur).

gimana sih sistemnya si CAMA ini?
stepnya begini:
(1) lender akan meminta laporan keuangan si borrower
(2) dari situ keliatan si borrower duitnya dateng darimana aja
(3) verifikasi ke kontrak, konsumennya sapa aja
(4) lender akan bilang ke borrower: lo amandemen kontrak lo, suruh konsumen lo bayar ke rekening gue
(5) konsumen bayar ke rekening borrower di lender
(6) lender yang mengatur duit yang masuk ke rekening borrower di lender: (a) pertama-tama dipake buat bayar utangnya secara rutin (b) bayar operasional sehari-hari si borrower (c) dicadangin untuk bayar utang sebulan ke depan

please note kalo ini yang basic banget. untuk poin (6), kalo banknya mayan pinter, biasanya dibikin beberapa rekening bank. jadi ada rekening 1 untuk bayar utang, terus sisanya masuk ke rekening 2 untuk biaya sehari-hari, terus kalo masih ada sisa masuk rekening 3 untuk cadangan beberapa bulan ke depan, dan seterusnya. bisa juga dibikin alternatif, si borrower harus nambahin dan memastikan kalo rekening 3 ada duitnya terus..banyak sekali alternatifnya. tapi yang pasti yang gue tulis diatas yang paling basic banget.

menurut gue sih CAMA bukan lembaga jaminan, tapi merupakan mekanisme pembayaran berdasarkan perjanjian aja, jadi karena itu bukan lembaga jaminan, maka si kreditur ga bakal dapet privilege2 yang harusnya dimiliki oleh kreditur dalam hal si debitur pailit, wong accountnya aja masih punya debitur kan, bahkan apabila rekeningnya dipisah sekalipun, tetep ga bisa dijadikan alasan untuk tidak dimasukkan ke boedel pailit

Nice..
Br kepikiran gw. Bener juga at the end of the day jaminan kan security. Kalo statusnya cuman kreditur biasa berarti bukan lembaga jaminan. Ada nggak cara ngakalin utk ini. Kalo di common law sih bisa pake floating charges. Cuman lembaga hukum ini nggak di kenal di indo kyknya,
Back to top Go down
View user profile
shittylawyerfuck
Senior Legal Assistant


Posts : 242
Join date : 2010-05-11

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Fri Mar 16, 2012 4:18 am

Vedder wrote:
shittylawyerfuck wrote:
erobi wrote:


Jaminan kan ada jaminan fidusia, gadai, nah si CAMA ini masuk kemana?
CAMA nggak masuk ke jaminan fidusia, gadai atau lembaga jaminan lainnya, CAMA jadi lembaga jaminan karena asas kebebasan berkontrak

Ah, kalo bukan lembaga jaminan justru ga penting dong si CAMA?
justru nggak. CAMA jadi penting banget buat lender, karena itu cara paling efektif si bank bisa mengontrol pembayaran rutin dari si borrower (lender - kreditur, borrower - debitur).

gimana sih sistemnya si CAMA ini?
stepnya begini:
(1) lender akan meminta laporan keuangan si borrower
(2) dari situ keliatan si borrower duitnya dateng darimana aja
(3) verifikasi ke kontrak, konsumennya sapa aja
(4) lender akan bilang ke borrower: lo amandemen kontrak lo, suruh konsumen lo bayar ke rekening gue
(5) konsumen bayar ke rekening borrower di lender
(6) lender yang mengatur duit yang masuk ke rekening borrower di lender: (a) pertama-tama dipake buat bayar utangnya secara rutin (b) bayar operasional sehari-hari si borrower (c) dicadangin untuk bayar utang sebulan ke depan

please note kalo ini yang basic banget. untuk poin (6), kalo banknya mayan pinter, biasanya dibikin beberapa rekening bank. jadi ada rekening 1 untuk bayar utang, terus sisanya masuk ke rekening 2 untuk biaya sehari-hari, terus kalo masih ada sisa masuk rekening 3 untuk cadangan beberapa bulan ke depan, dan seterusnya. bisa juga dibikin alternatif, si borrower harus nambahin dan memastikan kalo rekening 3 ada duitnya terus..banyak sekali alternatifnya. tapi yang pasti yang gue tulis diatas yang paling basic banget.

menurut gue sih CAMA bukan lembaga jaminan, tapi merupakan mekanisme pembayaran berdasarkan perjanjian aja, jadi karena itu bukan lembaga jaminan, maka si kreditur ga bakal dapet privilege2 yang harusnya dimiliki oleh kreditur dalam hal si debitur pailit, wong accountnya aja masih punya debitur kan, bahkan apabila rekeningnya dipisah sekalipun, tetep ga bisa dijadikan alasan untuk tidak dimasukkan ke boedel pailit

Nice..
Br kepikiran gw. Bener juga at the end of the day jaminan kan security. Kalo statusnya cuman kreditur biasa berarti bukan lembaga jaminan. Ada nggak cara ngakalin utk ini. Kalo di common law sih bisa pake floating charges. Cuman lembaga hukum ini nggak di kenal di indo kyknya,

kalo emang tujuannya buat ngamanin duit si debitur di rekening sama tetep dapet proceed dari pendapatan debitur sih mending bikin dua rekening terpisah, yang satu buat pledge, yang satu lagi buat nampung pembayaran utang ke kreditur, nah yang buat pledge itu jangan di utak atik lagi, jadi duit di buat nampung pembayaran itu ga lama2 staynya (bisa lewat mekanisme auto debet etc).

disclaimer sama grey area-nya gadai rekening ya
Back to top Go down
View user profile
erobi
Partner
Partner


Posts : 641
Join date : 2012-02-20
Location : Jakarta

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Tue Mar 20, 2012 5:24 am

shittylawyerfuck wrote:


menurut gue sih CAMA bukan lembaga jaminan, tapi merupakan mekanisme pembayaran berdasarkan perjanjian aja, jadi karena itu bukan lembaga jaminan, maka si kreditur ga bakal dapet privilege2 yang harusnya dimiliki oleh kreditur dalam hal si debitur pailit, wong accountnya aja masih punya debitur kan, bahkan apabila rekeningnya dipisah sekalipun, tetep ga bisa dijadikan alasan untuk tidak dimasukkan ke boedel pailit


kan gue udah bilang diatas, karena bukan lembaga jaminan per se, dia ga penting buat beberapa orang (termasuk gue kalo gue pake topi sarjana hukum gue). tapi orang bank (your lovely client) kan prinsipnya "follow the money" dan menurut perspektif kebanyakan dari mereka, ini justru lebih efektif untuk menjamin pembayaran kembali utang dari borrower, ketimbang buang-buang duit melalui semua prosedur untuk dapet jaminan lewat lembaga jaminan konvensional.
Back to top Go down
View user profile
shittylawyerfuck
Senior Legal Assistant


Posts : 242
Join date : 2010-05-11

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Tue Mar 20, 2012 5:47 am

erobi wrote:
shittylawyerfuck wrote:


menurut gue sih CAMA bukan lembaga jaminan, tapi merupakan mekanisme pembayaran berdasarkan perjanjian aja, jadi karena itu bukan lembaga jaminan, maka si kreditur ga bakal dapet privilege2 yang harusnya dimiliki oleh kreditur dalam hal si debitur pailit, wong accountnya aja masih punya debitur kan, bahkan apabila rekeningnya dipisah sekalipun, tetep ga bisa dijadikan alasan untuk tidak dimasukkan ke boedel pailit


kan gue udah bilang diatas, karena bukan lembaga jaminan per se, dia ga penting buat beberapa orang (termasuk gue kalo gue pake topi sarjana hukum gue). tapi orang bank (your lovely client) kan prinsipnya "follow the money" dan menurut perspektif kebanyakan dari mereka, ini justru lebih efektif untuk menjamin pembayaran kembali utang dari borrower, ketimbang buang-buang duit melalui semua prosedur untuk dapet jaminan lewat lembaga jaminan konvensional.

sory rada OOT, tapi inilah yang emang terjadi di lapangan, prinsip2 hukum ditabrak untuk mengakomodir kepentingan bisnis/transaksi, demi efisiensi ga menggunakan lembaga jaminan konvensional akhirnya ketika debiturnya pailit ketar ketir kebakaran jenggot bounce , jadi inget ada klien ngotot ga mau masang lagi hak tanggungan padahal ada novasi, sampe berantem2 akhirnya pas kita ga mau release LO baru mereka nurut utk masang jaminan lagi (karena takut disalahin) Laughing
Back to top Go down
View user profile
erobi
Partner
Partner


Posts : 641
Join date : 2012-02-20
Location : Jakarta

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Tue Mar 20, 2012 5:54 am

shittylawyerfuck wrote:


sory rada OOT, tapi inilah yang emang terjadi di lapangan, prinsip2 hukum ditabrak untuk mengakomodir kepentingan bisnis/transaksi, demi efisiensi ga menggunakan lembaga jaminan konvensional akhirnya ketika debiturnya pailit ketar ketir kebakaran jenggot bounce , jadi inget ada klien ngotot ga mau masang lagi hak tanggungan padahal ada novasi, sampe berantem2 akhirnya pas kita ga mau release LO baru mereka nurut utk masang jaminan lagi (karena takut disalahin) Laughing

fyi, salah satu transaksi restrukturisasi utang gue, yang mana debiturnya pailit karena mismanajemen, banknya kekeuh pake CAMA supaya mereka bisa campur tangan dalam kegiatan bisnis sehari-hari si debitur. tentunya mereka juga pake HT dan fidusia hehehe.
Back to top Go down
View user profile
erobi
Partner
Partner


Posts : 641
Join date : 2012-02-20
Location : Jakarta

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Tue Mar 20, 2012 5:27 pm

Sori bukan pailit, default atas utangnya maksudnya. Maklum kemaren siwer. Maap yakk Razz
Back to top Go down
View user profile
ardyjabar
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 112
Join date : 2011-02-21
Location : bandung

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Wed Apr 25, 2012 12:57 am

klo konsumennya nolak ngerubah kontrak, ada alternatif lain yi: si borower disuruh bikin Standing Instruction (SI)ke Konsumennya, yang intinya pembayaran kontrak lewat rekening Lender.
SI ini diketahui/disetujui oleh konsumen
Back to top Go down
View user profile
JusApel
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 20
Join date : 2012-09-05

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Tue Dec 04, 2012 1:28 am

Ada pertanyaan neh bro,

klo buat 'jaminan' account si borrower ini kan menjadi kewenangan penuh dari lender,

cara ngelock supaya borrower ga bs ngutak ngatik itu account bgmn yah ?

secara walaupun account tsb dalam kontraknya adalah kewenangan lender untuk memanajemen, tapi kan masih atas nama si borrower..
Back to top Go down
View user profile
erobi
Partner
Partner


Posts : 641
Join date : 2012-02-20
Location : Jakarta

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Tue Dec 04, 2012 4:41 am

JusApel wrote:
Ada pertanyaan neh bro,

klo buat 'jaminan' account si borrower ini kan menjadi kewenangan penuh dari lender,

cara ngelock supaya borrower ga bs ngutak ngatik itu account bgmn yah ?

secara walaupun account tsb dalam kontraknya adalah kewenangan lender untuk memanajemen, tapi kan masih atas nama si borrower..

kalo praktisnya sih:
(1) akun itu dibuat di bank pemberi pinjaman (lender);
(2) si borrower suruh bikin irrevocable power of attorney yang baru berakhir kalo utangnya udah selesai dibayar sama borrower
Back to top Go down
View user profile
Vedder
Partner
Partner


Posts : 1109
Join date : 2010-04-28

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Tue Dec 04, 2012 9:34 am

Seinget gw irrevocable PoA sempet dianggap nggak enforceable sama putusan MA. Kalo nggak salah logikanya: Conceptually PoA kan pelimpahan wewenang si pemberi kuasa. So, agak aneh kalo si empunya wewenang mempunyai kewenangan yg lbh terbatas drpd penerima kuasa to the extent si penerima kuasa bisa melarang di pemberi kuasa utk mencabut kuasa yg diberikan.

Gw sih biasanya kalo bikin irrevocable selalu ada kata2 to the fullest extent permiited by law dan buat klausul tambahan kalo ternyata dianggap nggak enforceable, si penerima kuasa berhak menerima kompensasi dengan jumlah yg bakal deter si pemberi kuasa utk mencabut kuasanya,
Back to top Go down
View user profile
JusApel
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 20
Join date : 2012-09-05

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Tue Dec 04, 2012 7:33 pm

Pernah kejadian dengan mekanisme irrevocable PoA, si Bank lender ga mau terima yang namanya irrevocable PoA ini.

1. Dia hanya mau terima perintah pembayaran dari si borrower sendiri.
2. bank lender ga bs mencegah/ ngelock akun itu apabila si borrower akan menarik uangnya dari bank lender cabang yang lain.

Alasannya :
1. emang perusahaan si lender ini adalah nominee company, jadi si bank lender ga mau terima perintah tsb tanpa kejelasan dari underlying transactionnya.
2. si bank lender belum mengenal lembaga CAMA, jadi ga bs ngelock borrower untuk ngutak-ngatik akunnya. kecuali pake escrow account. yang jatuh2nya kan berbeda sama CAMA.

Yang jadi pertanyaan :
1. sebetulnya sistem CAMA ini emang bs dijalankan di Indo ato ga bs yah krn belum ada mekanisme perbankan yang jelas.
Back to top Go down
View user profile
otakkanan
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 89
Join date : 2012-07-31

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Wed Dec 05, 2012 4:52 am

Vedder wrote:
Seinget gw irrevocable PoA sempet dianggap nggak enforceable sama putusan MA. Kalo nggak salah logikanya: Conceptually PoA kan pelimpahan wewenang si pemberi kuasa. So, agak aneh kalo si empunya wewenang mempunyai kewenangan yg lbh terbatas drpd penerima kuasa to the extent si penerima kuasa bisa melarang di pemberi kuasa utk mencabut kuasa yg diberikan.

Gw sih biasanya kalo bikin irrevocable selalu ada kata2 to the fullest extent permiited by law dan buat klausul tambahan kalo ternyata dianggap nggak enforceable, si penerima kuasa berhak menerima kompensasi dengan jumlah yg bakal deter si pemberi kuasa utk mencabut kuasanya,

ada yurisprudensi putusan MA No.731.K/SIP/1975 yang menyatakan irrevocable PoA valid and applicable. argumentasinya sih klo pasal 1813 KUHPer itu ga bersifat limitatif. jadi kalo kedua belah pihak sepakat, ya oke oke aja.

ada info yurisprudensi yang lebih baru?
Back to top Go down
View user profile
erobi
Partner
Partner


Posts : 641
Join date : 2012-02-20
Location : Jakarta

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Mon Dec 10, 2012 12:28 am

thank you buat update ilmunya. iya, gue salah kalo make kata-kata irrevocable POA.
Back to top Go down
View user profile
erobi
Partner
Partner


Posts : 641
Join date : 2012-02-20
Location : Jakarta

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Mon Dec 10, 2012 12:29 am

JusApel wrote:

sebetulnya sistem CAMA ini emang bs dijalankan di Indo ato ga bs yah krn belum ada mekanisme perbankan yang jelas.

kebanyakan transaksi banking yang gue kerjain pake CAMA ini sih. dan borrowernya Indonesian entity.
Back to top Go down
View user profile
dits13
Legal Assistant
Legal Assistant


Posts : 29
Join date : 2012-10-03

PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Wed May 20, 2015 7:56 pm

CAMA sama cash collateral itu sama gak sih bro?

tks
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: [berbagi] CAMA   Today at 5:30 am

Back to top Go down
 
[berbagi] CAMA
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Warung Hukum  :: Lounge :: Lex Constitutum-
Jump to: